Skip to main content

Sore Yang Parah

 Sore ini penuh dengan kebangsatan. Tapi untungnya, hanya sore ini. Siang tadi kami tenang saja dengan adikku yang datang; Naufal dan Kenzhie, dan seperti yang kalian tahu bagaimana sifatnya Kenzhie, ia terlalu liar dalam tubuh mungilnya, segera dia memporak-porandakan kamar sebelah sampai ibunya marah-marah.

Beberapa menit kemudian terjadi pertengkaran si kecil dirumah, dan demi meredam kepanikan di rumah ini, dimana Syafira menangis untuk mendapatkan pisau dan Kenzhie masih liar, aku pun membuat gelembung untuk mreka, dan berhasil, segalanya berjalan normal.

Namun semua berubah ketika aku telah masuk ke kamar, dan adikku, si Naufal, datang kepadaku dan mengataan bahwa tangan Kenzhie berdarah.

Saat itu aku meraasa shock. Apalagi ketika ibunya membawanya kepadaku dan bercerita bahwa dia mencuci kaca, dan kaca itu terlalu tajam untuk dicuci.

darah, darah, darah dan darah...terlalu banyak darah...

Namun semua bak-baik saja tidak ada yang perlu dikhawatirkan, Kenzhie egera ingin tidur dan dibawa ke kasur. 

Namun kisah soreku ternyata  tidak berakhir sampai sana, pertama, blogku, mendapatkan penurunan drastis dan sangat membuatku terpukul.

Kedua, Channel Youtubku amaps, tidak ada pergerakan minggu ini, dan jika minggu ini tidak ada pergerakan, tidak ada yang akan menjamin ada pergerakan minggu berikutnya. Menunda berarti tidak melakukannya.

Ketiga, Si Upa meminta kepadaku untuk membuatkannya video, aku memang mengiyakan namun masalahnya, aku tidak tahu harus membuat video apa. Dan ketika kami telponan, dia memberikan aku wajah yang seharusnya tidak aku lihat, aku membenci melihat orang sedih, namun aku juga membenci hidup dalam kekangan. Terkekang itu rasanya seperti ampas roti basi didalam empedu. Dan sampai aku menulis artikel ini, aku tidak tahu membua video apa.

Keempat, sebenarnya yang keempat ini ada benar tidaknya, aku ceroboh, itu benar. Namun saat kakakku mengatakan laptop rusak karena pemakaianku, itu salah, sebab yang membuat keyboard itu rusak adalah kawanku, bukan aku. Aku memperlakukan dengan baik laptopku karena didalamnya terdapat mimpi, bagi orang itu memang tidak berharga, namun bagiku, tu sesuatu.  

Aku tidak tahu harus apa, dan membaca artikel ini rasanya tidak ada gunanya bagi kalian, but thanks, setidaknya masih ada yang mendengar. Agar waktu kalian ada harganya karena membaca artikel ini, aku akan memberikan kalian satu kalimat:

Tuhan Bahkan Tidak Akan Sudi Merubah Masa Lalumu

Camkan itu!

21 Agustus 2020


Baca Juga: Bantulah Dirimu Sendiri, Maka Orang Lain Akan Membantumu

Baca Juga: Apa Yang Sebaiknya Mahasiswa Baru Lakukan



Sore Yang Parah
Syafira



Comments

Popular posts from this blog

Daniel Villegas dan Kronologi Kasusnya

Kronologi Kasus Daniel Villegas  Waktu itu menunjukkan tahun 1993 pada bulan April, tepatnya di El-Paso, Texas. Masa dimana jalanan disepanjang El-Paso begitu lengang, desau udara bergerak dan membelai pori-pori empat orang yang sedang berjalan sehabis mengunjungi sebuah pesta disana. Mereka berempat adalah Bobby England, Armando Lazo, Jesse Hernandes, dan Juan Medina. Adalah sekawanan remaja yang sedang menikmati bebasnya hidup tanpa pernah menyadari bahwa itu adalah akhir dari kehidupan mereka. Keadaan masih tenang kala itu, sampai sebuah mobil mendekat perlahan dan berhenti, kemudian dari kursi belakang, seseorang menembaki keempat remaja tersebut dengan senjata api. Robert England terbunuh dengan kepala berlubang, sementara Armando Lazo berlari bersama dua lainnya sejauh 100 meter sebelum pada akhirnya terbunuh setelah ditembak di bagian paha dan di bagian perutnya. Lazo yang berusia 17 tahun ditemukan tidak bernyawa didekat sebuah rumah di pinggir jalan, tubuhnya dit...

Motivasi Hidup : Sebuah Pengalaman Untuk Diingat

  Sebuah Pengalaman Untuk Diingat Ketika Doug Hooper harus mempertahankan pekerjaannnya, ia terpaksa melakukan perjalanan dari California ke Oregon Selatan dengan mobil Polymouth tuanya yang telah bobrok. Mobil itu sudah kehilangan masa kejayaannya dan sekarang kendaraan tersebut sudah seperti kakek tua yang menunggu kematian. Bagi mobil itu, malaiakat maut senantiasa menanti dengan sabit panjangnya dan seolah benar-benar siap untuk mencabut nyawa mobil itu ketika ia telah diperintah. Mobil itu terus dipaksa Doug dan mobil itu patuh, setidaknya mobil itu sampai saat ini belum menunjukkan tanda-tanda sakaratul mautnya. Namun yang lebih parah lagi adalah; mobil itu hanya memiliki kecepatan 55 kilometer per/jam, remnya blong, dan menghabiskan banyak bensin sebanyak kaum Mongol meminum air. Hal itu tentu saja membuat Doug kesal, namun ia tidak memiliki pilihan lain selain mengendarai mobil ini dengan takdir kematian yang mengintainya dari belakang dan bisa datang kapan saja. S...

Lenyapnya Blogku

Lenyapnya Blogku Write Aku tidak mengerti kenapa, namun blogku hilang di pencarian Google, ini sungguh aneh, pertama aku cukup menulis mazedaily.blogspot maka ia akan muncul, tapi kini ia tidak ada, aku harus menulis mazedaily.blogspot.com untuk mencari blogku. Hal ini tentu membuat aku frustasi, aku seolah putus asa dan ingin menghentikan kepenulisan blogku, namun ak tidak boleh menyerah, semua terjadi pasti karena suatu alasan. Andai kau tahu apa yang kurasakan, mungkin kau akan memukul tembok berkali-kali, atau mungkin akan membanting handphonemu ke lantai. Aku tidak ubahnya seperti laki-laki telanjang ditengah salju yang hanya memilki sebuah api yang harus kujaga, dan naasnya api itu adalah mimpiku, mimpiku yang sebentar lagi akan mati. Kuhirup lebih banyak udara, kubenamkan wajahku pada bantal, sementara Ulfa mencoba menghiburku namun ia tak mampu, akhirnya ia juga menyerah lalu mematikan video call, dan kini, aku sendiri. Aku membalikkan badan dan mulai membuka Youtube, kubuka G...