Skip to main content

Apa Kepergian Semenyakitkan Itu?

Apa Kepergian Semenyakitkan Itu?

Apa Kepergian Semenyakitkan itu?



Ini sudah hari kedua selepas kematian Dina, namun dalam benakku masih tidak bisa aku lupakan kejadian kemarin, rasanya masihlah gamang, seolah itu tidak pernah terjadi, namun bagaimanapun, itu nyata.

Sementara waktu terus berjalan, aku masih mengingat tangisan demi tangisan yang memecah hening, air-air yang tumpah dari mata dan membasahi lantai semen.

Apa kepergian semenyakitkan itu?

Aku tidak tahu.

Dahulu sekali kakakku pernah memiliki seorang kekasih, mereka selalu bersama menjalin cinta dan rasa, saling menyayangi. Namun pada sebuah takdir yang bersembunyi, kekasihnya mati ditabrak truk, giginya berhamburan di jalan,  meninggalkan kakakku sendiri meratapi kehidupannya.

Hari itu aku masih terlalu kecil untuk mengerti tentang arti dari kata 'pergi', sebab, aku hanya melihat ia menangis, lalu menulis nama kekasihnya di tembok kamar.

Apa kepergian semenyakitkan itu? aku tidak tahu. Bahkan, aku tidak mengerti. Namun jika aku memikirkannya lebih dalam, membuang logikaku sejenak, maka kepergian ternyata teramat menyakitkan. 

Kau tahu bagaimana rasanya? Rasanya seperti jantungmu ditusuk lalu jiwa dalam ragamu diremas seketika. Otak kamu akan merasa ditekan oleh besi, napasmu seperti diambil sampai paru-parumu terasa mati.

Namun semenyakitkannya hal itu, kita akan tahu bahwa pada akhirnya waktu mengajarkan kita untuk mengikhlaskan, kita akan tahu bahwa apapun di dunia ini--entah itu kecil atau besar-- terjadi karena suatu alasan.

Apa kepergian semenyaitkan itu?

Iya, sangat menyakitkan. Sampai kau tidak tahu bahwa itu ternyata adalah rasa sakit, namun tetap saja, waktu akan mengajarkan kita apa arti dari kata 'mengikhlaskan', sepahit apapun kepergian yang kita alami.



Comments

Popular posts from this blog

Daniel Villegas dan Kronologi Kasusnya

Kronologi Kasus Daniel Villegas  Waktu itu menunjukkan tahun 1993 pada bulan April, tepatnya di El-Paso, Texas. Masa dimana jalanan disepanjang El-Paso begitu lengang, desau udara bergerak dan membelai pori-pori empat orang yang sedang berjalan sehabis mengunjungi sebuah pesta disana. Mereka berempat adalah Bobby England, Armando Lazo, Jesse Hernandes, dan Juan Medina. Adalah sekawanan remaja yang sedang menikmati bebasnya hidup tanpa pernah menyadari bahwa itu adalah akhir dari kehidupan mereka. Keadaan masih tenang kala itu, sampai sebuah mobil mendekat perlahan dan berhenti, kemudian dari kursi belakang, seseorang menembaki keempat remaja tersebut dengan senjata api. Robert England terbunuh dengan kepala berlubang, sementara Armando Lazo berlari bersama dua lainnya sejauh 100 meter sebelum pada akhirnya terbunuh setelah ditembak di bagian paha dan di bagian perutnya. Lazo yang berusia 17 tahun ditemukan tidak bernyawa didekat sebuah rumah di pinggir jalan, tubuhnya dit...

Motivasi Hidup : Sebuah Pengalaman Untuk Diingat

  Sebuah Pengalaman Untuk Diingat Ketika Doug Hooper harus mempertahankan pekerjaannnya, ia terpaksa melakukan perjalanan dari California ke Oregon Selatan dengan mobil Polymouth tuanya yang telah bobrok. Mobil itu sudah kehilangan masa kejayaannya dan sekarang kendaraan tersebut sudah seperti kakek tua yang menunggu kematian. Bagi mobil itu, malaiakat maut senantiasa menanti dengan sabit panjangnya dan seolah benar-benar siap untuk mencabut nyawa mobil itu ketika ia telah diperintah. Mobil itu terus dipaksa Doug dan mobil itu patuh, setidaknya mobil itu sampai saat ini belum menunjukkan tanda-tanda sakaratul mautnya. Namun yang lebih parah lagi adalah; mobil itu hanya memiliki kecepatan 55 kilometer per/jam, remnya blong, dan menghabiskan banyak bensin sebanyak kaum Mongol meminum air. Hal itu tentu saja membuat Doug kesal, namun ia tidak memiliki pilihan lain selain mengendarai mobil ini dengan takdir kematian yang mengintainya dari belakang dan bisa datang kapan saja. S...

Lenyapnya Blogku

Lenyapnya Blogku Write Aku tidak mengerti kenapa, namun blogku hilang di pencarian Google, ini sungguh aneh, pertama aku cukup menulis mazedaily.blogspot maka ia akan muncul, tapi kini ia tidak ada, aku harus menulis mazedaily.blogspot.com untuk mencari blogku. Hal ini tentu membuat aku frustasi, aku seolah putus asa dan ingin menghentikan kepenulisan blogku, namun ak tidak boleh menyerah, semua terjadi pasti karena suatu alasan. Andai kau tahu apa yang kurasakan, mungkin kau akan memukul tembok berkali-kali, atau mungkin akan membanting handphonemu ke lantai. Aku tidak ubahnya seperti laki-laki telanjang ditengah salju yang hanya memilki sebuah api yang harus kujaga, dan naasnya api itu adalah mimpiku, mimpiku yang sebentar lagi akan mati. Kuhirup lebih banyak udara, kubenamkan wajahku pada bantal, sementara Ulfa mencoba menghiburku namun ia tak mampu, akhirnya ia juga menyerah lalu mematikan video call, dan kini, aku sendiri. Aku membalikkan badan dan mulai membuka Youtube, kubuka G...